Menurut gugatan seperti diberitakan Reuters, Model S yang kecelakaan dikemudikan Barret Riley bersama penumpang Edgar Monserrat Martinez. Keduanya tewas setelah mobil menabrak tembok kemudian terbakar di Fort Launderdale, Florida, Amerika Serikat.
Lihat juga:Tesla Resmi Bangun Pabrik di Luar AS |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gugatan ditujukan karena Tesla lalai hingga mencopot limiter. Sebelum kecelakaan, Riley diketahui mengemudi hingga 186 kilometer per jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Badan keselamatan transportasi AS mengatakan telah menginvestigasi kecelakaan tersebut tahun lalu.
Firma hukum menjelaskan hingga saat ini setidaknya ada 12 laporan kasus baterai Tesla S terbakar setelah kecelakaan dan mogok di jalan selama lima tahun terakhir. Tesla tidak merespons atau memberikan komentar setelah ditanya Reuters gugatan ini. (ham/fea)