SpaceX Disebut Bakal Pecat 10 Persen Karyawan

CNN Indonesia | Minggu, 13/01/2019 05:49 WIB
SpaceX Disebut Bakal Pecat 10 Persen Karyawan Pendiri SpaceX, Elon Musk. (REUTERS/Joe Skipper)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan transportasi luar angkasa SpaceX disebut berencana memecat sekitar 10 persen dari 6.000 karyawannya.

"Untuk terus memberikan kontribusi bagi pelanggan kami dan untuk mencapai keberhasilan mengembangkan pesawat antariksa antarplanet dan internet berbasis global, SpaceX harus menjadi perusahaan yang lebih ramping," tulis perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk itu dalam pernyataanya kepada AFP.

"Salah satu dari pengembangan ini, bahkan ketika dicoba secara terpisah, akan membuat bagian lainnya bangkrut," katanya.


"Ini berarti kami harus berpisah dengan beberapa anggota tim kami yang berbakat dan pekerja keras," ucapnya.

Pernyataan tersebut juga mengungkapkan bahwa pengurangan karyawan ini hanya disebabkan karena tantangan yang luar biasa sulit di masa depan.

Mengutip surel yang dikirim kepada karyawan pada Jumat (11/1), Los Angeles Times mengatakan bahwa perusahaan itu menawarkan mereka yang terkena dampak akan mendapatkan bayaran upah minimum delapan minggu dan keuntungan lainnya, termasuk pembinaan karier dan bantuan lanjutan lainnya.

Pengumuman ini muncul ketika SpaceX meluncurkan roket Falcon 9 dari Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg di California yang membawa 10 satelit komunikasi, pada Jumat (11/1). (AFP/chs)