MBDI menolak menyerahkan data penjualan sejak Mei 2017, padahal anggota lain mau melakukannya. Gaikindo merasa tidak adil bila hanya MBDI yang eksklusif maka keputusannya adalah memberhentikan keanggotaan pada pertengahan Februari 2018.
Lihat juga:Gaikindo Pecat Mercedez Benz Indonesia |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Roelof mesti ada kepastian hukum yang melegalkan publikasi data dari Gaikindo. Dikatakan belum jelas aktivitas itu apakah bermasalah dengan hukum persaingan usaha yang berlaku di Indonesia atau tidak.
"Buat kami tidak ada masalah, selama ada kerangka hukum buat kami untuk membagikan data kemudian dipublikasi Gaikindo. Kami tidak masalah, hanya saja perlu diperjelas itu ok secara hukum untuk dilakukan," ucap Roelof.
Dari hasil perbincangan MBDI dengan Gaikindo sejak tahun lalu dikatakan Roelof bahwa Gaikindo bakal berupaya mengklarifikasi hal tersebut. Disebut kepastian hukum itu bukan cuma kepentingan MBDI tetapi juga sanggup memberikan ketenangan pada anggota lain.
"Itu butuh waktu untuk diselesaikan. Itu tidak apa-apa, kami tidak buru-buru. Kami sangat senang bila kembali lagi," kata Roelof. (fea)