Berita buruk lainnya, penelitian terpisah dari Pew Research Center menunjukkan aplikasi Facebook banyak dihapus oleh pengguna muda. Pada kuartal tiga 2018, 44 persen dari pengguna muda telah menghapus aplikasi Facebook dari ponsel mereka. Ini adalah pengguna berusia 18 sampai 29 tahun.
Saat ini, pertumbuhan angka pengguna bulanan Facebook berasal dari pengguna yang lebih tua. Situasi seperti ini mengancam hilangnya 2 juta pengguna Facebook dari usia 24 tahun ke bawah. Sebab, mereka telah hijrah ke media sosial lain seperti Instagram dan Snapchat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fitur Story
Untuk menggaet kembali para pengguna muda itu, Facebook mengetes fitur baru agar pengguna bisa membagikan acara yang akan didatangi di Story mereka. Lewat fitur ini, pengguna bisa melihat siapa saja yang akan mendatangi acara yang sama dan membuat janji dengan mereka.
Lihat juga:Facebook Messenger Uji Fitur 'Dark-Mode' |
Stiker ini akan memberikan detil soal acara itu. Pengguna yang melihat Story ini bisa merespon apakah mereka juga tertarik untuk mendatangi acara itu atau tidak langsung dari laman Story. Jika ingin informasi lebih detil, pengguna bisa mengunjungi laman acara itu lewat stiker Story.
Untuk menggunakan fitur ini, pengguna mesti masuk ke laman Event. Ketuk Share atau berbagi di bawah tanggal dan waktu acara dan ketik "Share to Story" (bagi ke Story). Teman yang mengetuk stiker "Interested" untuk menunjukkan mereka mungkin akan mendatangi acara tersebut. Untuk membuat grup chat, klik lingkaran di dekat daftar teman. Fitur ini baru tersedia bagi pengguna di Amerika Serikat, Meksiko, dan Brasil.
Inisiatif Facebook ini menanggapi fenomena dimana para remaja membuat akun khusus untuk acara yang mereka buat. Jika akun ini mengikuti seseorang, itu adalah tanda orang itu mendapat undangan.
Jika ada pengguna yang mengirimkan permintaan untuk mengikuti akun dan diterima, tandanya pengguna bisa mengikuti acara tersebut. Cara ini populer karena akun tersebut bisa di 'private' sehingga bisa jauh dari pantauan orang tua, misalnya. Adanya fitur ini diharapkan bisa menggaet kembali para pengguna muda itu, seperti dilaporkan TechCrunch. (eks/eks)