Dalam data wholesales (penjualan dari pabrik ke dealer) pertumbuhan penjualan roda dua dari 2017-2018 mencapai 5,8 persen. Artinya rekor baru penjualan motor domestik setelah tiga tahun berturut-turut mengalami penyusutan: 2014 (7.867.195 unit), (2015 (6.480.155 unit), 2016 (5.931.285 unit), 2017 (5.886.103 unit).
Kendati mengalami kenaikan penjualan, namun puncak penjualan motor domestik sepanjang sejarah industri otomotif roda dua terjadi pada 2014.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk diketahui, sepeda motor mesin 65-124 cc mendominasi penjualan dengan torehan 3.681.892 unit. Lalu sepeda motor berkubikasi 125-149 cc sentuh 1.806.599 unit pada 2018.
Lihat juga:Yamaha MT-15 Meluncur Tanpa Ingar Bingar |
Saat empat anggota AISI lainnya mendapat angin segar, TVS, produsen roda dua asal India ini justru anjlok penjualannya. Data AISI menjelaskan penjualan TVS rontok dari 1.176 unit pada 2017 menjadi 331 unit pada 2018.
TVS sendiri diketahui menjual sembilan produk yang terdiri dari tiga model, yaitu bebek, skuter matik dan sport. Adapun motor-motor yang diniagakan TVS untuk pasar domestik antaranya NXR 110, RP 125, DZ 110, DZ FI 110, MAX 125, ST 125, AD 180, dan AD 200.
Daftar Penjualan Motor 2018:
Honda 4.759.202 unit: 74,6 persen pangsa pasar
Yamaha 1.455.088 unit: 22,8 persen pangsa pasar
Suzuki 89.508 unit: 1,4 persen pangsa pasar
Kawasaki 78.982 unit: 1,2 persen pangsa pasar
TVS 331 unit (ryh/mik)