Blue Origin adalah perusahaan roket yang diinisiasi bos Amazon, Jeff Bezos. Dilansir dari AFP, beberapa menit setelah penerbangan, kapsul terpisah sesuai rencana dari booster dan mencapai ketinggian puncaknya 66 mil (106 kilometer).
"Itulah tepatnya yang kami targetkan," kata Ariane Cornell, seorang astronot untuk Blue Origin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah roket yang dapat digunakan kembali," kata Cornell.
[Gambas:Twitter]
Blue Origin akan melakukan ebih banyak penerbangan uji coba di masa mendatang. Namun, percobaan penerbangan pertama dengan penumpang di kapal diperkirakan dimulai pada akhir 2019.
"Kami bertujuan untuk akhir tahun ini," kata Cornell.
"Kami tidak terburu-buru. Kami ingin mengambil waktu dan melakukan ini dengan benar."
Selain itu, harga per tiket belum diumumkan. Roket New Shepard pertama kali mencapai angkasa tahun lalu, mencapai ketinggian 66 mil pada April 2018. Virgin Galactic, dipimpin oleh miliarder Inggris Richard Branson, juga sedang mengerjakan kapal sendiri untuk mengangkut wisatawan ke luar angkasa.
Pesawat ruang angkasa berhasil mencapai ketinggian tertinggi 51,4 mil (82,7 kilometer).
Penerbangan singkat dengan dua pilot di dalamnya - adalah tonggak penting bagi Virgin Galactic, yang berusaha keras untuk mengirim wisatawan ke luar angkasa dengan biaya US$250.000 per kursi. (age/age)