Berdasarkan rekapitulasi tahunan 2018, Kominfo mencatat 1440 laporan yang berkaitan dengan konten negatif. Terbanyak kategori laporan adalah konten yang meresahkan atau hoaks yaitu sebanyak 733 laporan. Artinya 50 persen konten negatif adalah hoaks.
Sementara itu, Kominfo mencatat 43 hoaks di WhatsApp dari Agustus 2018 sampai 21 Januari 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Agustus 2018 terdapat laporan 2 konten hoaks, September 2018 ada 5 konten hoaks, November 2018 sebanyak 8 laporan konten dan Desember 2018 sebanyak 10 laporan konten hoaks. Pada 2019, tercatat ada 2 laporan konten hoaks sampai pada 21 Januari 2019.
WhatsApp juga telah membatasi penerusan pesan (forward messages) sebanyak lima kali ke orang atau grup sekaligus
"Pembatasan itu membantu meminimalisir konten negatif dan hoaks. Batasan jumlah forward bertujuan amat baik untuk mengurangi potensi viralnya hoaks," ungkap Rudiantara.
Pada 2017, jumlah aduan meningkat menjadi 281 aduan. Adapun konten terbanyak dilaporkan adalah konten penipuan sebanyak 79 laporan. (jnp/age)