Mengutip Reuters, Snap dikabarkan telah berdiskusi dengan salah satu mitra mereka mengenai inisiatif tersebut. Namun, hanya konten foto dan video yang dapat dibagikan ke 'Our Story'.
Hal itu dimaksudkan untuk membagikan story mereka secara lebih luas. Pengguna juga tetap diberikan pilihan untuk menghapus story yang mereka unggah itu. Lebih lanjut, Snap juga mempertimbangkan aspek privasi, teknik serta payung hukum untuk mengungkapkan identitas pengguna yang mengunggah story mereka ke 'public post'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, Snap memiliki kendala utama untuk merealisasikan inisiatif tersebut. Kendala tersebut adalah uang. Kondisi perusahaan itu memang sedang tidak begitu bagus, maka dari itu mereka membebankan biaya lebih banyak dari para pengiklan.
Inisiatif yang diambil Snap ini diklaim sebagai suatu pijakan yang baik untuk melampaui Instagram, salah satu saingan utama mereka. Perlu diketahui, Instagram sudah lebih dulu melakukan perubahan dengan membuat fitur serupa yang disebut 'Highlights' untuk menyimpan cerita secara permanen. (din/age)