"Jadi dia impor kulkas, tapi di dalamnya ada ponsel selundupan," jelas Janu Suryanto Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin, saat ditemui CNNIndonesia.com di Kementerian Perindustrian, Selasa (29/1).
Janu juga mengungkap keluhan Erajaya yang menyebut kalau dalam sebulan bisa terdapat 500 ribu ponsel Xiaomi selundupan yang masuk ke Indonesia. Erajaya adalah salah satu distributor produk Xiaomi di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Regulasi IMEI Lambat, Ponsel 'BM' Menggila |
"Mereka bawa masuk ke pelabuhan menggunakan (speed) boat bermesin empat. Kita tidak sanggup kejar karena mesinnya hanya dua," tambah Janu.
"Ada yang begitu mendarat dan keluar dari pintu pesawat sudah langsung dijemput 'seseorang'. Jadi, nggak perlu lewat imigrasi dan bea cukai," ucapnya.
Menurut Herry bahkan menyebut pemain distribusi ponsel ilegal bergaransi tertentu diduga disokong oleh koperasi tertentu.
Dihubungi terpisah, Muhammad Firman, Head of PR, ASUS Indonesia, dengan adanya e-commerce membuat peredaran barang selundupan makin merajalela. Dengan adanya e-commerce penyelundupan bahkan bisa dilakukan oleh individu rumahan. (eks/eks)