Tim peneliti dari University of Arizona menyebut kawah baru ini terbentuk antara Juli hingga September 2018 dengan diameter sekitar 1 kilometer.
Pada saat itu lapisan es di Planet Merah relatif tipis sehingga jika ada benda asing yang menghantamnya menyisakan pola menyerupai kawah. Tempat terbentuknya kawah baru diketahui memiliki lapisan es musiman yang bisa dengan mudah berubah bentuk ketika terhantam benda asing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan pola berwarna lebih gelap terbentuk setelah benda asing menembus lapisan es yang tipis yang membuat kandungan pasir di dalamnya terbawa ke atas.
Sejauh ini peneliti belum menyimpulkan implikasi akibat temuan kawah baru ini. NASA memperkirakan ada lebih dari 43 ribu kawah terbentuk di Mars dengan ukuran diameter lebih dari 5 kilometer, jauh lebih banyak dibandingkan Bumi yang hanya memiliki sekitar 120 kawah. (evn)