Presiden Directur AHM Toshiyuki Inuma mengatakan peluncuran PCX listrik merupakan bagian dari perwujudan peta jalan AHM untuk menghadirkan teknologi sepeda motor ramah lingkungan sesuai perkembangan tren kendaraan di dalam negeri.
Inuma memaparkan bahwa PCX listrik diharapkan menjadi alternatif moda transportasi yang menggunakan teknologi murni listrik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:PCX Hybrid, Sang Fenomenal dari Sunter |
"Konsep penjualan motor elektrik ini akan diawali dengan ditawarkan kepada kalangan terbatas dan tertentu saja," ungkap dia.
Executive Vice President Director AHM Johannes Loman menyampaikan bahwa pihaknya memilih untuk menjalankan skema bisnis dengan sistem sewa kepada pebisnis untuk mendukung operasional bisnis perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bukan hanya menawarkan produk motor listrik, melainkan menyiapkan secara bertahap mulai infrastruktur, layanan, sumber daya manusia dan skema bisnis tersendiri," ucap Loman.
PCX listrik menggendong dua unit baterai portabel yang disebut Honda Mobile Power Pack. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP) |
Untuk kenyamanan berkendara, Honda Mobile Power Pack bisa diisi ulang menggunakan dua mekanisme, yakni off-board charging (mengganti dua baterai kosong dengan baterai yang sudah terisi/swap system), atau menggunakan konektor yang bisa disambungkan dengan listrik gedung atau perumahan (on-board charging).
Dari keterangan Loman Honda PCX listrik dirakit lokal di pabrik AHM kawasan Sunter, Jakarta Utara. Namun Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sepeda motor ini masih dirahasiakan.
"Yang jelas kandungan lokal masih sangat kecil," tutup Loman. (ryh/mik)
PCX listrik menggendong dua unit baterai portabel yang disebut Honda Mobile Power Pack. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)