Tim penjualan meninggalkan KMI disebut tak mendapat komitmen dari pihak Kia di Indonesia dalam mengarungi ketatnya persaingan industri otomotif di dalam negeri.
General Manager KMI Ridjal Mulyadi yang dihubungi CNNIndonesia.com mengkonfirmasi kabar tim penjualan 'bubar'. Namun kata Ridjal hal tersebut berlaku hanya untuk kawasan DKI Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Menerka Nasib Kia di Indonesia |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ridjal menambahkan pihaknya selaku APM sedang mencari rekan bisnis yang tertarik dengan bisnis penjualan retail KIA.
"Makanya kami lagi mau ajak kerja sama lagi pihak lain untuk penjualan, tapi belum putus sih," ujarnya.
"Ada konsolidasi baik dari pihak kami maupun dealer. Karena bisnis menurun pasti mereka berhitung ulang. Menguntungkan tidak untuk jualan, itu pertimbangan dan hak mereka," kata Ridjal.
Jaringan resmi KMI yang tersebar di daerah lain seperti Bandung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan lainnya tetap beroperasi seperti biasa, yaitu melayani penjualan, servis dan suku cadang.
"Tidak tutup KIA Mobil Indonesia sebagai APM tidak ada masalah. Tapi kami ada perubahan manajemen," tutup Ridjal. (ryh/mik)