Dalam pernyataan resmi seperti dilansir TechCrunch, Gojek menyatakan bahwa perusahaan telah melakukan penutupan penggalangan dana seri F.
Akan tetapi, dalam pernyataan resmi tersebut, perusahaan pesaing Grab tersebut tidak menyebutkan jumlah dana yang disuntik. Angka Rp13,9 triliun tersebut dibocorkan oleh seorang sumber industri yang mengetahui pendanaan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Gojek Sangkal Tuduhan Sistem Keamanan Lemah |
Gojek mengatakan hasil pendanaan ini akan digunakan untuk memperluas dan memperdalam kehadiran Gojek di Indonesia, Singapura, Vietnam dan Thailand.
Gojek telah hadir di 204 kota di lima negara Asia Tenggara. Saat ini Gojek telah memiliki 2 juta mitra pengemudi dan sekitar 400 ribu pedagang di platformnya.
Dilansir dari TechCrunch, Gojek sebenarnya berencana untuk mengumpulkan US$ 2 juta dalam satu seri pendanaan. Artinya, penutupan seri F ini tidak memenuhi target.
Pendanaan tersebut diprediksi akan digunakan untuk melakukan ekspansi ke pasar baru dan memperkuat infrastruktur fintech milik Gojek. (jnp/evn)