Dalam surel yang dikirimkan, Google juga mengungkapkan alasan di balik penutupan layanannya.
"Keputusan kami untuk menghentikan Google+ karena endahnya penggunaan dan sulitnya tantangan untuk mempertahankan layanan yang sesuai ekspektasi pengguna," tulis Google dalam surel kepada pengguna Google+.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan yang berbasis di Mountain View, California ini mengatakan proses penghapusan konten penggunanya butuh waktu beberapa bulan. Selama waktu tersebut, pengguna tetap bisa melihat aktivitas pertemanan Google+.
Seiring dengan rencana tersebut, mulai hari ini (4/2) pengguna tidak bisa lagi membuat profil, halaman, komunitas, atau acara baru lewat Google+.
Lihat juga:Google Siapkan Aplikasi Pengganti Hangouts |
Google menetapkan bahwa kerentanan memengaruhi sekitar 52,5 juta pengguna, memungkinkan aplikasi untuk melihat informasi profil seperti nama, pekerjaan, usia dan alamat email bahkan jika akses disetel ke pribadi. (evn)