Usai Pensiun MotoGP, Rossi Ingin Balap Mobil

tim, CNN Indonesia | Senin, 04/02/2019 14:03 WIB
Usai Pensiun MotoGP, Rossi Ingin Balap Mobil Valentino Rossi meluncurkan motor balap di Jakarta, pada Senin (4/2). (Foto: CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Valentino Rossi yang selama ini kita kenal sebagai pebalap sepeda motor bakal 'copot setang' lalu menggantinya menjadi setir saat dia pensiun dari MotoGP. Hal itu dia katakan saat berhadapan dengan wartawan usai peluncuran tim dan livery baru Yamaha MotoGP 2019 di Jakarta, Senin (4/1).

Rossi bakal berusia 40 tahun pada 16 Februari. Sebelumnya banyak pihak meragukan karir Rossi mengingat belum pernah ada satupun pebalap seumur dia yang masih balapan di MotoGP.

Walau begitu, seolah menjawab beragam tanda tanya, Rossi sudah menandatangani kontrak dua tahun dengan Yamaha. Dia akan terus menunggangi YZF-M1 hingga usianya 41.


Setelah itu, tidak ada yang tahu. Rossi belum pernah menjawab resmi kapan dia merasa cukup membalap di MotoGP kemudian memutuskan pensiun.
Rossi sudah sembilan kali juara dunia balap motor dunia, dimulai dari kelas 125 cc pada 1997, lalu kelas 250 cc pada 1999, lantas tujuh kali di kasta teratas MotoGP.

Gelar terakhir Rossi, juara dunia MotoGP, diraih pada 2009 atau tepat 10 tahun dari sekarang. Rossi mengatakan banyak hal berubah pada MotoGP, dia bilang kompetisi semakin sulit dan bersaing bersama pebalap muda dengan usianya sekarang buat mendapatkan gelar juara dunia ke-10 diakui sangat sulit.

Bisa jadi balapan mobil pilihan baik bagi Rossi yang masih ingin merasakan adrenalin di lintasan. Rossi bukannya minim pengalaman, dia pernah beberapa kali merasakan memengang kemudi banyak mobil balap di lintasan, seperti mobil reli, NASCAR, dan Formula 1.

Walau begitu jawaban Rossi soal pilihan balap mobil yang dia inginkan usai pensiun MotoGP boleh jadi mengejutkan. Dia memilih balapan mobil yang dikenal paling ganas, yakni Reli Dakar.

"Paris Dakar. Saat saya berhenti dengan MotoGP, saya mau coba lanjut dengan mobil karena itu sudah jadi passion besar saya," ucap Rossi.

"Paris Dakar merupakan balapan yang menarik, jadi kenapa tidak. Itu sangat sulit, harus ada persiapan yang bagus tetapi keren untuk mencobanya sekali," kata Rossi lagi.
Rossi tidak bilang apapun soal kapan hal itu bakal terjadi, namun dia melempar satu kode yang bisa jadi acuan. Pemilik tim Moto2 dan Moto2 bernama SKY Racing Team by VR46 ini mengatakan ingin membalap bersama adik tiri dari ibunya, Luca Marini, sebelum pensiun.

"Iya saya berharap bisa membalap bersama. saya harap Luca bisa kuat di Moto2 lalu dia bisa datang ke MotoGP sebelum saya berhenti. Jadi itu akan bagus untuk membalap bersama, tapi saya tidak menduga hal itu, dia juga tidak, dan tidak ada yang menduga," ujar Rossi.

Luca merupakan pebalap yang saat ini membalap di Moto2 sejak 2015. Pada musim lalu pebalap nomor 10 ini berada di posisi ketujuh. (fea/mik)