Hindari Tangki Bensin Kosong di Saat Cuaca Dingin Ekstrem

tim, CNN Indonesia | Kamis, 07/02/2019 11:26 WIB
Hindari Tangki Bensin Kosong di Saat Cuaca Dingin Ekstrem Ilustrasi. (Foto: REUTERS/Dan Koeck)
Jakarta, CNN Indonesia -- Cuaca ekstrem sedang melanda sejumlah negara. Seperti di bumi belahan utara cuaca dingin ekstrem mencapai minus 28 derajat Celsius bahkan minus 54 derajat Celsius untuk sebagian wilayah di Ontario, Kanada.

Dalam kondisi itu banyak pemilik tak menyadari bahwa cuaca dingin ekstrem bisa menyebabkan mobil atau motor secara tiba-tiba 'ngadat'. Ada alasan mendasar mengapa kendaraan mogok, sementara mobil rutin servis dan diyakini tidak ada masalah dengan sistem kelistrikan.

Mengutip Southern Living, Kamis (7/2) mogok bisa disebabkan pemilik lupa tangki bahan bakar yang tidak terisi penuh. Untuk diketahui ruang kosong di dalam tangki menyebabkan terjadinya proses kondensasi.


Kondensasi adalah pengembunan atau perubahan wujud benda ke wujud yang lebih padat, seperti gas menjadi cairan. Kondensasi cairan air potensi membeku menjadi es dan menyumbat aliran bensin menuju ruang bakar mobil.

Oleh karenanya saat cuaca ekstrem menjaga penuh tangki bahan bakar sangat penting. Mengapa demikian, karena tangki yang terisi penuh mampu mencegah bahan bakar menguap dan berubah menjadi air.

Head Dealer Technical Support PT Toyota-Astra Motor (TAM) Didi Ahadi menjelaskan proses kondensasi umum terjadi jika kendaraan jarang digunakan baik di cuaca normal dan dingin.

"Kondisi ini (kondensasi) untuk kendaraan yang dibiarkan lama, karena bisa menimbulkan kondensasi di dalam tanki bensin, namun kalau dipakai harian tidak masalah," katanya, Rabu (6/2).

Didi menambahkan efek buruk kondensasi untuk kendaraan-kendaraan di Indonesia bisa menimbulkan korosi pada tangki BBM, selain menimbulkan masalah pada gerak mesin.

"Dapat menimbulkan karat dan dapat menyebabkan mobil jadi 'brebet' karena ada kandungan air (dalam bahan bakar)," ucap Didi. (ryh/mik)


BACA JUGA