BMW Senada Mercy, Dukung DP 0 Persen Kendaraan

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 07/02/2019 19:21 WIB
BMW Senada Mercy, Dukung DP 0 Persen Kendaraan BMW Indonesia dalam rangkaian acara pameran otomotif GIIAS 2018. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama)
Jakarta, CNN Indonesia -- BMW Group Indonesia senada Mercedes-Benz Distribution Indonesia soal aturan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait uang muka (down payment/DP) nol persen buat pembelian kendaraan.

Vice President of Corporate Communications BMW Group Indonesia Jodie O'tania mengatakan pihaknya mendukung DP 0 persen karena dirasa bakal diinginkan konsumen BMW.

DP 0 persen tertuang dalam Peraturan OJK Nomor 35/POJK.05/2018 yang terbit pada 27 Desember 2018. Di dalamnya mengatur bahwa DP nol persen hanya bisa diberikan perusahaan pembiayaan sehat dengan syarat angka Nonperforming Financing (NPF) di bawah atau setara satu persen.


"Kalau melihat dari DP nol persen, pastinya BMW Group sangat mendukung dengan adanya kemudahan bagi pelanggan melakukan cicilan ... tapi kita harus lihat lagi detailnya seperti apa," ucap Jodie, di peluncuran BMW X4 dan Seri 3 Edition Black, di Jakarta, Kamis (7/2).
Jodie menilai DP nol persen "sangat positif", bukan hanya untuk BMW tetapi juga pelaku bisnis lainnya. Dia menjelaskan berdasarkan riset internal, sekitar 60 persen pembelian mobil BMW dilakukan tunai, sedangkan sisanya cicilan.

Saat ini BMW Group Indonesia dijelaskan hanya bekerja sama resmi terkait pembiayaan dengan Maybank. Walau begitu Jodie bilang konsumen dipersilakan memilih bank lain buat melakukan pembayaran.

Jodie mengungkap sebagian besar pembeli mobil BMW dengan dana tunai berasal dari kalangan pebisnis. Kalangan itu dirasa bakal terbantu skema cicilan menggunakan DP nol persen.

"Bicara DP nol persen pasti kebanyakan pelaku bisnis mendukung, apalagi untuk kendaraan premium," ucap Jodie.
Pada Januari lalu Presiden Direktur MBDI Roelof Lamberts mengatakan DP nol persen bisa membantu konsumen yang belum bisa mengeluarkan dana tunai besar seperti skema DP tipe konvensional. Berdasarkan aturan OJK sebelumnya, DP pembelian kendaraan berkisar 0 - 25 persen.

B"anyak orang bilang 'saya tidak punya uang sekarang karena saya butuh buat kebutuhan lainnya, tetapi saya bisa bayar setiap bulan, misalnya Rp50 juta'. Masalah itu selesai karena tidak lagi butuh 20 - 30 persen DP," kata Roelof di Yogyakarta saat itu.

Informasi baru yang datang dari Deputy Director Sales Operations & Product Management MBDI Kariyanto Hardjosoemarto pada Kamis (7/2) menjelaskan konsumen Mercy ternyata lebih tertarik promo bunga rendah ketimbang DP nol persen. (fea/mik)