Territory Channel Manager SEA Kaspersky Lab Indonesia Dony Koesmandarin mengatakan saat ini transaksi digital sudah menjadi sebuah budaya terbaru di era digital. Segala bentuk pembayaran mulai dari pembayaran transportasi, hingga membeli barang di eCommerce bisa dilakukan melalui ponsel.
"Kalau mobile umumnya karena kita lihat tren masyarakat selalu melakukan transaksi keuangan finansial melalui ponsel. Hal itu yang menjadi target cukup besar. Transaksi keuangan sekecil apa pun. Jadi serangan di mobile akan ke arah transaksi finansial," ujar Dony saat acara Media Meeting Kaspersky Lab di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (7/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dony menjelaskan mayoritas masyarakat kebanyakan mengizinkan aplikasi untuk mengakses daftar kontak atau galeri tanpa memerhatikan review di toko aplikasi. Menurutnya, masyarakat pertama-tama harus melihat review aplikasi di toko aplikasi dan melihat siapa yang membuat aplikasi tersebut.
Lihat juga:Tips Hindari Kebocoran Data Saat Liburan |
Dony mengatakan hingga kuartal ketiga 2018, Kaspersky mencatat sekitar 4,5 juta malicious package di-install oleh pengguna ponsel yang memasang Kaspersky di seluruh dunia.
Lihat juga:100 Ribu Printer Seluruh Dunia Diretas |
Oleh karena itu Dony mengatakan perusahaan yang memiliki aplikasi finansial teknologi (fintech) harus memprioritaskan keamanan data dari segala bentuk serangan peretas pada 2019.
"Ada trending dan dilihat oleh para cybercrime sebagai sebuah peluang. Pertama para perusahaan ini juga tidak mementingkan aspek pengamanan. Perusahaan tidak berusaha menjadi yang terdepan dalam pengamanan," kata Dony. (jnp/age)