Pada saat dikenalkan ke media, SGMW Motor Indonesia (Wuling Indonesia) belum membuka harga resmi Almaz dan disebut penjualan kepada konsumen juga belum dilakukan.
CNNIndonesia.com menemukan pada Jumat (1/2) sosok Almaz yang terbungkus stiker kamuflase berada di tengah kemacetan Jakarta, tepatnya di Jalan Raya Pasar Minggu mengarah ke Depok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Giliran SUV Baru DFSK Muncul di Medsos |
Berdasarkan keterangan pada pelat nomor kemungkinan unit Almaz ini hanya diperbolehkan berkeliaran di jalan umum hingga Februari. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati begitu, Dian enggan menyebutkan penyempurnaan apa yang sedang dilakukan.
"Sebab produk ini baru launch resminya masih nanti, kami terus melakukan pengembangan agar nanti ketika launch kami memberikan produk yang terbaik untuk konsumen," kata Dian, Jumat (8/2).
Diam menambahkan pengembangan Almaz bakal terus dilakukan hingga waktu mendekati peluncuran.
"Kalau pengetesan secara keseluruhan sih sudah. Tapi ya itu terus dicek untuk pengembangan selanjutnya, sampai saat close to launch," kata Dian.
Lihat juga:Wuling Indonesia Tambah Investasi Tahun ini |
Ukuran bodi Almaz menempatkannya bersaing dengan Honda CR-V, Nissan X-Trail, dan DFSK Glory 580. Meski begitu, beda dari ketiga produk itu yang punya tiga baris jok, Almaz hanya dibekali dua baris jok alias cuma muat lima penumpang.
Almaz menggendong mesin 1.500 cc 4-silinder turbocharged yang dikawinkan bersama CVT 8-percepatan. Tenaga yang dihasilkan mesin itu sebesar 140 hp dan torsi 250 Nm.
Berdasarkan keterangan pada pelat nomor kemungkinan unit Almaz ini hanya diperbolehkan berkeliaran di jalan umum hingga Februari. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)