'Melati' Mati Diterkam Harimau Sumatera di Bonbin London

CNN Indonesia | Senin, 11/02/2019 18:40 WIB
'Melati' Mati Diterkam Harimau Sumatera di Bonbin London Ilustrasi harimau Sumatera. (Foto: ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kebun Binatang ZSL London melaporkan kematian harimau Sumatera betina bernama Melati pada Jumat (8/2). Melati tewas setelah diterkam Asim yang merupakan harimau Sumatera jantan berumur 7 tahun.

Melati awalnya hendak dijodohkan dengan Asim agar bisa beranak pinak menjaga keberlangsungan spesies harimau Sumatera. Penjaga kebun binatang memastikan keduanya juga telah diperkenalkan dan berada dalam jarak berdekatan satu sama lain.

Peneliti menjadikan Asim sebagai salah satu harimau untuk proyek konservasi European Endangered Species Programme. Kedatangan Asim menggantikan harimau Jae Jae yang dipindahkan ke kebun binatang Prancis, Le Parc des Felins.


Tewasnya Melati sekaligus memupus harapan peneliti untuk keberlangsungan harimau Sumatera yang terancam di ambang kepunahan.

"Sangat penting bagi harimau seperti Jae Jae dan Melati untuk diberi kesempatan memiliki anak dengan pasangan lain -- untuk memastikan keragaman genetik di kebun binantang di seluruh dunia dan melindungi spesies di masa depan," ungkap ahli biologi bidang konservasi di kebun binatang ZSL Jo Cook dalam keterangan resmi seperti dilansir CNN.

Tim peneliti sebelumnya berhasil menjodohkan Jae Jae dan Melati hingga memiliki tiga anak sejak 2013. Keberhasilan ini membuat peneliti optimis jika Asim bisa menjadi pengganti yang pas bagi Melati.

Kathryn Sanders, kepala penjaga harimau di Kebun Binatang ZSL mengatakan Asim dan Melati tampak sudah saling mengenal dan menunjukkan ketertarikan yang tidak mengancam, salah satunya dengan saling mengendus sebagai tanda perkenalan. Melihat perkenalan tersebut, Asim yang tiba pada awal Januari lalu di kebun binatang ZSL dianggap bukan ancaman bagi Melati.

Namun tak lama setelah pagar pemisah antara kandang keduanya dibuka, Asim dilaporkan langsung menyerang Melati.

Penjaga kebun binatang langsung berusaha mengamankan Asim dan kembali memisahkannya dari Melati. Namun nyawa Melati tak bisa diselamatkan setelah diserang oleh Asim.

World Wildlife Fund for Nature memperkirakan saat ini kurang dari 400 spesies harimau Sumatera hidup di alam liar. Kebun Binatang London menggambarkan harimau Sumatera sebagai subspesies harimau paling langka dengan ukuran tubuh terkecil di dunia sebagai penghuni asli salah satu pulau di Indonesia. (CNN/evn)


ARTIKEL TERKAIT