Mesin Ford Dicurigai Pakai Teknologi Tanpa Izin

and, CNN Indonesia | Rabu, 13/02/2019 01:52 WIB
Mesin Ford Dicurigai Pakai Teknologi Tanpa Izin Logo Ford. (Foto: REUTERS/Carlos Garcia Rawlins)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ford dituduh telah menggunakan teknologi penggabungan port fuel injection dan direct fuel injection yang telah dipatenkan tiga insinyur dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) tanpa membayar royalti.

Ketiga insinyur itu, Leslie Bromberg, Daniel R. Cohn, dan John B. Heywood, telah melayangkan gugatan hukum di Amerika Serikat dan meminta royalti dalam jumlah yang tidak diungkapkan karena paten itu disebut telah digunakan pada mesin mobil Ford.

Paten itu, yang dikatakan menghasilkan pencampuran bahan bakar dan udara lebih baik, telah diberikan MIT kepada ketiga insinyur tersebut. Lantas ketiganya mendirikan perusahaan untuk memegang lisensi pada teknologi itu.


Berdasarkan informasi dari Bloomberg yang diolah Motor1.com, ketiganya pernah berbicara kepada Ford untuk menyerahkan lisensi paten kepada Ford. Tawaran itu ditolak Ford, namun teknologinya tetap digunakan.

Pada 2017, Ford telah menunjukkan teknologi itu pada banyak mesin, termasuk pada V6 3.300 cc naturally aspirated, V6 2.700 cc EcoBoost, V6 3.500 cc EcoBoost, dan V8 5.000 cc naturally aspirated.

Para insinyur menuduh implementasi port fuel injection dan direct fuel injection yang sudah digunakan di mesin Ford merupakan metode paten mereka. Ford juga dikatakan menyadari soal hal itu.

Dalam berkas gugatan diterangkan pejabat properti intelektual Ford telah bertemu dengan ketiga insinyur pada April 2015 dan meminta mereka untuk "tidak menegaskan paten itu melawan Ford". Sebagai gantinya Ford akan bekerja sama dengan para insinyur untuk memasarkan beberapa teknologi mereka yang lain.

"Kami tidak berkomentar pada proses pengadilan yang tertunda," jawab Ford terkait kasus ini.

Menurut Motor1.com pengadilan mesti menentukan apakah teknologi yang ada di mesin Ford berkaitan dengan paten para insinyur. Di dunia otomotif global, bukan cuma Ford yang memakai metode penggabungan port dan direct injection.

Mesin LT5 V8 supercharged pada Corvette ZR1, V6 pada Toyota Avalon, serta mesin boxer pada Toyota GT86 dan Subaru BRZ juga dikatakan memakai teknologi seperti itu. (and/fea)