Pawai itu digelar oleh Chongqing Changan Automobile pada akhir tahun lalu. Lokasi penyelenggaraannya berada di lintasan pengujian di Dianjiang di Chongqing, China.
Dari keterangan resmi Guinness World Records dijelaskan ada 55 unit Sport Utility Vehicle (SUV) Changan CS55 berteknologi otonom yang ikut dalam pawai.
Atas usaha ini Guinness World Records memberikan plakat bertuliskan "Parade Mobil Otonom Terbesar" buat Changan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Amazon Ikut 'Balapan' Teknologi Otonom |
Buat usaha mendapatkan rekor, Changan sudah membuat berbagai perubahan pada sensor serta kontrol keputusan dan pergerakan. Demi keselamatan, setiap unit tetap ditemani pengemudi di depan kemudi namun tidak diperkenankan mengambil alih selama konvoi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awalnya ada 56 unit Changan, tetapi karena salah satu sopir mengambil alih kendali, lantas mobil yang dikendalikan mesti didiskualifikasi.
Mobil otonom sendiri bukan tanpa masalah. Pengujiannya bahkan sudah pernah memakan korban, salah satunya terjadi pada 2018 saat SUV otonom Uber 'menggilas' pesepeda dalam kecepatan 64 km per jam.
Atas insiden tersebut Uber mengumumkan bahwa hal itu menghentikan sementara pengujian mobil otonomnya di Amerika Serikat dan Kanada. (ryh/fea)