Peneliti dari Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) dan Thamrin School of Climate Change and Sustainability mengutip laporan IPCC memperingatkan sejumlah risiko akibat pemanasan global. Risiko yang dimaksud yakni ancaman keanekaragaman hayati dan ekosistem, ketahanan pangan, kesehatan hingga pertumbuhan ekonomi.
Disamping itu, kegiatan-kegiatan manusia ditaksir juga menyebabkan menignkatnya pemanasan global antara 0,8 derajat celsius hingga 1,2 derajat celsius
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pemanasan Global Membuat Laut Berubah Warna |
Mengingat jika pemerintah mengabaikan isu pemanasan global terjadi lebih cepat dibandingkan tingkat suhu pra-industri. Tak hanya itu, Rachmi juga menekankan pemerintah memperjelas perannya di Nationally Determined Contributions (NDC) yang merupakan bagian dari Kepakatan Paris untuk menurunkan emisi nasional.
Sonny pun mengapresiasi soal Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional yang berupaya untuk mengurangi rendah karbon sekaligus mendorong integrasi seperti yang dilakukan Bappenas dalam penyusunan RPJMN.
"Integrasi kebijakan pemerintah terhadap perubahan iklim sangat diperlukan baik secara vertikal dan horizontal, misal dalam menerjemahkan manfaat kegiatan terkait perubahan iklim dari tingkat nasional ke sub nasional dan bagi wilayah yang saling berhubungan lintas wilayah administratifnya seperti Jakarta dan Bogor," jelasnya. (din/evn)