"Kami menyadari masalah yang menyebabkan perubahan pada sejumlah akun yang melaporkan kehilangan pengikut. Kami sedang bekerja dengan cepat untuk memperbaikinya," kata Instagram.
Anak perusahaan Facebook ini menjanjikan akan segera memperbaiki masalah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Konsultan Sosial Media Matt Navarra telah mengumpulkan sejumlah akun-akun besar yang terkena imbas dari bug ini, seperti penyanyi Katy Perry yang kehilangan 900 ribu pengikut hingga Kylie Jenner dengan total 2,5 juta pengikut.
Tindakan itu dilakukan lantaran Instagram mencurigai jumlah ratusan hingga jutaan pengikut pada akun-akun influencer. Instagram menuding adaya upaya jual beli followers untuk mendongkrak popularitas hingga mendapat bayaran dari iklan atau endorsement melalui jasa mereka.
"Baru-baru ini, kami telah melihat sejumlah akun yang menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk menumbuhkan pengikut mereka secara artifisial, maka kami mulai menghapus likes, follows dan komentar dari akun yang menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk meningkatkan popularitas mereka," tulisnya.
Sebelum menghapus sejumlah pengikut pada akun penggunanya, Instagram menegaskan telah memberi tahu lebih dulu soal rencana untuk menghapus likes, follows, dan komentar pada akun-akun tertentu.
"Kami juga tahu, beberapa pengguna mungkin secara tidak sadar telah membagikan kredensial login mereka dengan aplikasi pihak ketiga. Maka, jika Anda menerima pesan dari kami, cukup ubah kata sandi Anda untuk mencabut akses mereka ke akun Anda," terang Instagram.