Istilah unicorn sangat erat kaitannya dengan perkembangan perusahaan rintisan (startup) teknologi. Selain unicorn, 'kasta' valuasi startup juga mengenal istilah decacorn dan hectocorn.
Sebutan unicorn pertama kali diperkenalkan oleh pemodal kapital Aileen Lee pada tahun 2013. Lee menggunakan sebutan unicorn untuk mendefinisikan perusahaan teknologi yang dinilai memiliki ide dan model bisnis tak biasa dengan valuasi lebih dari US$1 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Empat perusahaan asal Indonesia yakni Traveloka, Bukalapak, Gojek, dan Tokopedia masuk dalam daftar unicorn dunia yang memiliki valuasi lebih dari US$1 miliar.
Decacorn sendiri merupakan perusahaan dengan valuasi US$10 miliar. Sementara hectocorn memiliki valuasi US$100 miliar.
Dari 300 unicorn, CB Insight mencatat ada 15 perusahaan di dunia yang naik kasta menjadi decacorn. China dan Amerika Serikat mendominasi daftar decacorn baru dunia.
Daftar ini sejalan dengan pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan satu perusahaan dengan status unicorn yang naik kelas menjadi decacorn dalam sebuah kesempatan awal Desember lalu.
"Tinggal satu ronde transaksi (pendanaan) lagi mereka akan menjadi decacorn," jelas Rudiantara, Jumat (7/12).
[Gambas:Video CNN] (evn)