Absher, aplikasi ramai dibicarakan ini memiliki layanan untuk semua anggota masyarakat, termasuk perempuan, orang tua hingga orang yang memiliki kebutuhan khusus. Dilansir dari AFP, Kememterian Dalam Negeri Arab Saudi mengungkapkan aplikasi tersebut gratis dan memungkinkan pengguna memperbaharui paspor, visa dan mempermudah layanan elektronik lainnya.
Aplikasi gratis ini tersedia di smartphone Android dan Apple. Sayangnya, para kritikus mengatakan aplikasi ini memungkinkan pelecehan terhadap perempuan dan anak dengan memungkinkan laki-laki untuk melacak gerakan mereka.
Lihat juga:Kontroversi Larangan Penggunaan GPS |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di bawah hukum Saudi, perempuan harus memiliki persetujuan dari suami atau kerabat dekat pria untuk memperbarui paspor atau meninggalkan negara.
Kerajaan telah menahan sejumlah aktivis hak asasi manusia dan wanita, beberapa dari mereka dituduh merusak keamanan nasional, dengan sedikit informasi publik tentang keberadaan mereka atau status hukum kasus mereka. (age)