Kerjasama tersebut dilakukan guna memudahkan pelanggan GrabFood menikmati menu yang disediakan oleh empat restoran cepat saji tersebut yang tersedia di lebih dari 400 outlet yang tersebar di 22 kota di Indonesia.
"Kami senang dapat menghadirkan lebih banyak menu kuliner favorit pelanggan Indonesia di GrabFood, kami berkomitmen untuk menjadi layanan pesan-antar makanan tercepat engan rata-rata durasi pengantaran 29 menit, sehingga pelanggan dapat menikmati santapannya selagi hangat," ujar Head of GrabFood Indonesia, Eu Gene Hong melalui keterangan rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (21/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata pun mengatakan tahun 2019, pihaknya akan memperluas jangkauan pelanggan GrabFood i kota-kota lain serta mengembangkan jaringan dapur satelit (cloud kitchen).
GrabFood merupakan layanan pesan-antar makanan on-demand. GrabFood tersedia di Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina dan Vietnam.
Di Vietnam, GrabFood menjadi layanan pengantaran makanan yang paling sering digunakan dengan 68 persen responden menyatakan bahwa GrabFood merupakan layanan yang paling sering mereka gunakan. Disusul dengan Delivery Now by Foody. VN sebesar 19 persen dan Go-Food oleh Go-Viet sebesar 1 persen.
Hal itu didasarkan pada survei yang dilakukan Kantar pada Januari 2019 dengan 803 responden di Ho Chi Minh City dan Hanoi, Vietnam. Lebih lanjut, saat ini, pengiriman makanan menjadi pilar utama dalam upaya Grab menjadi every super app. (din/age)