Ilmuwan yang terlibat dalam misi ini mengatakan tujuan pendaratan ini untuk mencari asal usul kehidupan dan tata surya.
Astreoid Ryugu diperkirakan memiliki kandungan organik dan air sekitar 4,6 miliar tahun lalu ketika tata surya pertama kali diciptakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Susul Israel, India Rancang Misi ke Bulan |
Sebelum mencapai permukaan, tim peneliti sempat was was hingga akhirnya wahana antariksa ini menembakkan material dari bawah permukaan asteroid Ryugu. Cara ini dilakukan untuk mengumpulkan sampel yang tidak terpapar angin dan radiasi.
Lihat juga:NASA Siarkan Langsung Cuaca Mars Setiap Hari |
Setelah mengambil sampel, Hayabusa2 akan kembali ke orbitnya di atas asteroid Ryugu. JAXA belum memiliki rencana untuk menempatkan wahana antariksanya dalam waktu lama di permukaan Ryugu.
Hayabusa2 merupakan misi senilai 30 miliar yen yang diluncurkan pada Desember 2014 lalu. JAXA menjadwalkan Hayabusa2 kembali ke Bumi dengan membawa sampel pada 2020 mendatang. (afp/evn)