Maka, tak jarang pengguna berakhir menggunakan password yang sama untuk berbagai akun miliknya. Bahayanya, jika password ini ketahuan atau tercuri, maka pencurinya bakal dengan mudah membobol akun-akun lain milik pengguna, seperti disebutkan peneliti Kaspersky Lab.
"Lebih dari 700 juta alamat email dan kata sandi yang tidak terenkripsi baru-baru ini, data dari berbagai kebocoran dapat dengan
mudah digabungkan dan digunakan dalam serangan pengisian kredensial, di mana peretas menggunakan kombinasi email/kata sandi korban untuk membobol akun pengguna lainnya yang memiliki kata sandi yang sama," seperti tertulis dalam siaran pers Kaspersky (19/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Buat sebuah bagian kata sandi yang akan selalu ada dalam tiap kata sandi yang akan dibuat di berbagai akun.
2. Pikirkan sebuah lirik lagu, kutipan dari film, sajak, atau kalimat apa saka yang disukai. Misal, lagu Bintang Kecil.
2. Ambil huruf pertama dari tiga hingga lima kata pertama kalimat yang sudah dipilih. Untuk lagu bintang kecil berarti "bintang kecil di langit yang biru"
4. Tambahkan suatu kata yang khas dengan akun layanan yang tengah dibuat passwordnya. Misal membuat password untuk Facebook yang kental dengan warna biru, maka passwordnya bisa menjadi B#K#D#L#Y#BBiru
Cara ini bisa membuat password Anda lebih kuat, membuat password berbeda untuk tiap akun, dan sulit ditebak. Namun kata kunci ini lebih mudah diingat, karena memiliki sistem yang bersifat pribadi dalam kata kunci itu. (eks/eks)