President Qualcomm Incorporated Cristiano Amon mengungkapkan generasi keempat dari AI Engine Qualcomm ini akan membuat ponsel kian 'pintar'.
"Generasi keempat dari AI Engine Qualcomm memungkinkan ponsel melakukan banyak hal yang tidak dapat dilakukan sebelumnya," ujar Amon dalam Mobile World Congress 2019 di Barcelona, Senin (25/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fitur AI tambahan dalam ponsel tersebut termasuk kamera tunggal dan dual kamera bokeh, autentikasi wajah 3D, deteksi pemandangan, resolusi super, dan peningkatan fotografi komputasional.
Semua fitur diklaim dapat menjadikan pemotretan foto dan video dengan kualitas tinggi, pemrosesan efek secara real-time yang lebih mudah dan lebih alami bagi konsumen.
Lihat juga:Bara Panas Persaingan Ponsel Layar Lipat |
Kamera tersebut mampu melakukan beberapa tangkapan "tidak biasa". Pengembangan peranti lunak dengan kecerdasan buatan bisa ditanam untuk memberikan tiga pembeda. Pertama, dengan sekali tangkapan kamera bisa membuat foto 3D atau mengubah foto biasa menjadi format 3D.
Kedua, peranti lunak kamera yang membuat keburaman (blur) di latar objek diatur sesuai kebutuhan. Ketiga, kelemahan pada hasil foto malam hari yang umumnya kurang detail teratasi dengan peranti lunak dalam ponsel. (age/evn)