Jelang Pabrik Tutup, HPM Masih Terima Inden Civic Type R

Febri Ardani, CNN Indonesia | Rabu, 27/02/2019 10:34 WIB
Jelang Pabrik Tutup, HPM Masih Terima Inden Civic Type R Honda Civic Type R. (Foto: Courtesy Honda)
Jakarta, CNN Indonesia -- Honda Prospect Motor (HPM) berharap Impor Completely Built Up (CBU) Civic Type R ke Indonesia dari Inggris berjalan lancar pada tahun ini meskipun prinsipal Honda sudah mengumumkan rencana penutupan pabrik di Swindon, Inggris, pada 2021. 

"Type R sampai dengan saat ini masih bisa dipesan walau jumlah masih terbatas," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM Jonfis Fandi, Selasa (27/2).

Penutupan pabrik Swindon sudah dinyatakan Presiden Direktur Honda Takahiro Hachigo tidak berhubungan dengan keinginan Inggris keluar dari Uni Eropa, atau Brexit pada Maret 2019. Walau begitu berdasarkan hitung-hitungan analis otomotif, hal itu dijelaskan berkaitan.


Di luar Brexit, setidaknya ada tiga alasan Honda berhenti jadi produsen lokal di Inggris. Pertama, Honda ingin penghematan terkait era mobil listrik yang bakal mengharuskan sebagian besar peralatan di pabrik menyesuaikan.

Kedua, Honda disebut ingin meningkatkan pemanfaatan kapasitas produksi terpasang di seluruh dunia. Ketiga, Honda mau fokus pada pasar di mana mobil Honda lebih laku.

Hachigo juga menyebut setelah pabrik Swindon tutup maka produksi Civic di Inggris bakal dialihkan ke Amerika Utara. Selain pabrik Swindon, Honda juga bakal menutup pabrik di Turki pada 2021.

Jonfis tidak berkomentar terkait kepindahan fasilitas produksi itu, namun dia menyebut semua keputusan merupakan wewenang prinsipal Honda.


Honda Civic Type R. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama)
HPM telah meluncurkan Type R dari generasi kesepuluh Civic pada Agustus 2017. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales Civic Type R baru dimulai pada Oktober, hingga Desember penjualannya mencapai 52 unit. 

Di Indonesia, Civic Type R merupakan model termahal yang pernah dijual HPM. Mobil yang sekarang dijual Rp1,03 miliar ini merupakan lambang kemewahan sekaligus performa Honda yang punya penggemar tersendiri di dalam negeri.

Pada 2018, Jonfis menjelaskan pihaknya menjual 45 unit Civic Type R. Bulan lalu Jonfis menyebut dua unit sudah terjual dan masih ada pesanan lima unit lagi yang masih menunggu didistribusikan ke konsumen.

"Mestinya bisa tersuplai baik sampai dengan saat ini," ucap Jonfis. (fea/mik)