Kandungan Lokal Wuling Almaz Baru 40 Persen

Jonathan Patrick, CNN Indonesia | Jumat, 01/03/2019 13:20 WIB
Kandungan Lokal Wuling Almaz Baru 40 Persen Logo Wuling Almaz yang menggunakan mesin turbo. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- SGMW Motor Indonesia (Wuling Indonesia) mengatakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) SUV Almaz sudah mencapai 40 persen. Produk keempat Wuling yang dihasilkan pabrik di Cikarang, Bekasi itu masih di bawah produk lainnya yang tahun lalu diklaim memiliki TKDN 56 persen.

Brand Manager Wuling Indonesia Dian Asmahani TKDN setiap produk Wuling akan terus ditingkatkan secara bertahap.

"Pasti nanti akan terus bertambah TKDN dan konten lokal, karena memang kita memang menargetkan lokalisasinya semakin banyak semakin baik," ujar Dian usai acara peluncuran Almaz di The Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (27/2).


Pihak Kementerian Perindustrian yang datang saat peluncuran sempat menyinggung soal potensi Almaz sebagai produk ekspor perdana Wuling dari Indonesia.

Dian mengakui pihaknya memang memiliki target jangka panjang untuk mengekspor. Kendati demikian, ia mengatakan pihaknya belum menentukan produk Wuling mana yang akan dikapalkan ke luar neger.

Dian menyebut usia Wuling masih belia di Indonesia. Pihaknya disebut ingin lebih fokus pada SUV 'berlian' Almaz yang baru saja diumumkan harga jualnya yakni Rp318,8 juta.

"Tetapi apakah nanti dengan Almaz, apa dengan produk yang lain, yang pasti kan harus lihat negara yang mau kita tuju. Permintaan seperti apa dan baru kita bisa bicara mau kita ekspor apa," ujar Dian.

Buat menyokong pengembangan produk Wuling, Dian mengatakan perusahaan bakal membuka hingga 120 dealer. Per Januari 2019, Wuling telah memiliki 93 dealer yang tersebar di seluruh Indonesia.

Almaz merupakan produk keempat Wuling di Indonesia yang sekaligus merupakan model termahal. Posisi model yang namanya diambil dari bahasa Arab berarti berlian ini berada di atas Formo, Confero, dan Cortez.

"Kenapa SUV? karena tahun ini memang naik dan konsumen di kelas SUV semakin naik permintaannya. Pasar bagus, maka kita bawa SUV ke Indonesia sebagai pasar keempat kita," kata Dian. (jnp/fea)


BACA JUGA