Gaikindo Umumkan Struktur Baru, Tambah Jumlah Ketua

fea, CNN Indonesia | Selasa, 05/03/2019 21:56 WIB
Gaikindo Umumkan Struktur Baru, Tambah Jumlah Ketua Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Asosiasi pemain otomotif besar di dalam negeri, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mengumumkan kepengurusan baru untuk periode 2019-2022. Sebagian besar pengurus tidak berubah dari struktur kepengurusan periode 2016-2019, kecuali satu nama di posisi ketua.

Pejabat Ketua Umum Gaikindo periode 2019-2022 sama seperti sebelumnya, yaitu Yohannes Nangoi. Gaikindo menambah jumlah pejabat ketua, dari sebelumnya enam kini menjadi tujuh.

Enam ketua periode 2019-2022 tidak berubah dari periode 2016-2019, yakni Jongkie D. Sugiarto, Benawati Abas, Rizwan Alamsjah, Bambang Subijanto, Teddy Irawan Kho, dan Henry Tanoto.


Sedangkan satu nama ketua tambahan untuk periode 2019-2022 adalah Erlan Krisnaring Cahyono.

Pejabat Bendahara dan Sekretaris Umum juga tidak berubah, yaitu masing-masing Anton Kemal Tasli Kumonty dan Kukuh Kumara.

Kepengurusan baru diumumkan saat Rapat Umum Anggota (RUA) Gaikindo yang digelar pada 4 Maret 2019 di Jakarta. Acara itu dihadiri seluruh anggota Gaikindo yang terdiri dari kalangan produsen, distributor, dan penyuplai komponen.

"Saya merasa terhormat masih mendapatkan kepercayaan dari para anggota untuk kembali bertanggung jawab menjaga arah gerak Gaikindo," ujar Nangoi melalui keterangan resmi, Selasa (5/3).

Nangoi mengatakan Gaikindo yang berdiri sejak 1969 menempatkan posisi sebagai mitra strategis pemerintah buat memajukan industri otomotif Indonesia. Salah satu pencapaian yang akan dikejar adalah meningkatkan ekspor dan menjadikan Indonesia sebagai basis ekspor.

Terkait tambahan posisi ketua, Gaikindo menjelaskan hal itu sebagai respons pentingnya pendalaman teknologi masa depan.

"Saat ini perkembangan teknologi otomotif, mulai dari hybrid, plug-in hybrid dan electric semakin pesat dan Gaikindo merasa perlu untuk terus mendalami teknologi otomotif masa depan dan mempersiapkan Indonesia untuk ambil bagian di dalamnya," ujar Nangoi.

[Gambas:Video CNN] (fea/mik)