Alasan Mitsubishi Kini Sepi Sedan Performa

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Rabu, 13/03/2019 13:05 WIB
Alasan Mitsubishi Kini Sepi Sedan Performa Mitsubishi Lancer Evolution X digunakan di FIA Middle East Rally Championship (MERC) 2014. (Foto: PHOTO/BEHROUZ MEHRI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Buat sebagian orang mungkin saat ini Mitsubishi lebih dikenal sebagai produsen pencetak mobil keluarga yang berkarakter fungsional dengan mesin lebih bersahabat. Namun sebelum punya citra begitu, Mitsubishi merupakan produsen sedan performa yang menjadikan balapan seperti reli sebagai pusat riset dan pengembangan.

Dulu Mitsubishi pernah punya Eclipse, 3000GT, Starion, Lancer 1600 GSR, Galant VR4, hingga Lancer Evolution. Namun saat ini, semuanya tidak punya generasi penerus.

Mitsubishi menggunakan nama Eclipse lagi yaitu pada Eclipse Cross, namun wujudnya bukan lagi sedan performa melainkan SUV. Evolution juga digunakan pada mobil konsep 'e-Evolution', namun lagi-lagi wujudnya SUV, bukan sedan.


Managing Director Mitsubishi Inggris Rob Lindley menjelaskan pola bisnis merek Jepang ini telah berubah. Mitsubishi kini mengincar kue besar yang banyak dicari pasar, yaitu SUV.

"Fokus Mitsubishi sekarang adalah SUV, crossover, penggerak empat roda, bersama dengan teknologi bahan bakar alternatif," kata Lindley, dikutip dari Carthrottle," Selasa (13/3).

Di pasar global, Mitsubishi merupakan pemain kecil, penjualannya cuma 1,2 juta unit di seluruh dunia. Menurut Lindsey, sulit bagi perusahaan bermain di semua segmen dan mengikuti semua tren karena bisa tidak visibel dipandang dari sisi bisnis. Dia juga berpendapat mobil sport bukan segmen besar di pasar saat ini.

Lindsey tidak setuju sejarah dan warisan sedan performa yang dimiliki merupakan beban buat Mitsubishi. Dia bilang fans Mitsubishi juga pasti mengemudikan mobil selain model performa.

"Saya tidak berpikir ini adalah kutukan. Punya berbagai jenis penggemar yang setia pada merek selalu menjadi aset besar karena konsumen tipe itu mengemudikan mobil lain juga. Mereka boleh saja mencintai sejarah Evo dan mobil sport, tetapi ada kemungkinan mereka juga punya mobil lain di garasi," kata Lindsey.

Di Indonesia, jauh sebelum Xpander atau bahkan Pajero Sport tenar, Mitsubishi dikenal sebagai merek mobil komersial. Kemudian hal itu sedikit berubah ketika Lancer dan Lancer Evolution mulai dijual lantas berbagai mobil keluarga seperti Grandis muncul.

Produk terkini Mitsubishi di Indonesia adalah Xpander, sebuah low MPV pesaing mobil terlaris di Indonesia, Toyota Avanza, yang dikemas dengan bumbu SUV. Xpander merupakan salah satu contoh betapa Mitsubishi telah berubah mengikuti pasar, dari produsen 'idealis' seperti Mazda atau Lexus yang lantas mencoba mainstream. (ryh/fea)