Diberitakan autoevolution.com, Kamis (14/3), Lamborghini mengklaim berhasil menjual 5.750 unit pada sepanjang tahun lalu, atau mengalami peningkatan 51 persen dari kinerja 2017. Ini sebuah angka yang dinilai cukup besar bagi produsen yang menghasilkan mobil-mobil untuk kalangan terbatas.
Peningkatan penjualan yang besar tersebut sebagian besar disumbang oleh Urus. Nama Urus terus melambung dan diminati konsumen penikmat mobil-mobil berkecepatan tinggi di dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua ini adalah pencapaian tim yang nyata, dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan Lamborghini di dunia atas dedikasi dan hasrat, serta pemegang saham atas kepercayaan dan dukungan kepada kami."
Kemudian tahun ini pabrik produksi Lamborghini akan disibukkan perakitan Aventador SJV Roadster yang memulai debut di Geneva Motor Show 2019. Demi menjaga keistimewaan 'mobil super' tersebut, perusahaan cuma memproduksi sebanyak 800 unit dengan harga jual mulai US$ 573.966 atau setara Rp8,2 miliar. (ryh/mik)