"Chris adalah salah satu orang tercermat dan paling berprinsip yang pernah kami temui, caranya dalam membantu kami menyelesaikan berbagai masalah mengagumkan," tulis Mark dalam pengumuman di blog Facebook.
Dilansir dari ABC News, analisawan Jessica Liu, mengatakan bahwa salah satu kemungkinan Cox meninggalkan Facebook adalah ketidaksetujuannya terhadap memo Mark yang ingin meningkatkan privasi situs.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Penjelasan Facebook soal Lumpuhnya Layanan |
Cox adalah eksekutif Facebook yang telah bekerja lebih dari satu dekade. Ia telah membantu merancang Newsfeed Facebook, menyusun tim HR pertama perusahaan, membantu menentukan misi serta nilai dari nama Facebook.
Selain Cox, Chris Daniel, yang kurang dari setahun lalu memimpin Whatsapp, juga memutuskan hengkang dari posisinya. Daniel sebelumnya telah memimpin proyek Internet.org, sebuah proyek cetusan Facebook yang mendatangkan koneksi Internet di negara-negara berkembang. Ia meninggalkan Facebook setelah 9 tahun bekerja disana.
Untuk pengganti Daniel, Mark menunjuk Will Catchcart, yang akan mengisi posisi kepala Whatsapp. Mark memuji kinerja Will saat mengerjakan urusan aplikasi Facebook, dan mengusulkan fokus terhadap interaksi sosial yang bermakna, serta meningkatkan performa aplikasi.
Lihat juga:6 Tips Bangun Bisnis Startup ala Alibaba |
Sementara, Fidji Simo akan mengisi posisi pimpinan pada aplikasi Facebook. Seperti Will, Mark juga memuji performa Fidji, menyebutnya sebagai pemimpin yang bertalenta dan memiliki passion.
Fidji telah berperan penting dalam membangun berbagai aspek penting, seperti memimpin pengerjaan video, serta iklan. Fidji telah mengisi posisi ini untuk sementara, selama ia menggantikan Will yang mengambil cuti. (lea/eks)