Peretas mengaku telah mencuri data 13 juta pengguna Bukalapak dan menjualnya di darkweb. Darkweb adalah jejaring internet tersembunyi yang membutuhkan serangkaian cara khusus untuk masuk ke dalamnya. Bukalapak sendiri menyangkal jika akun pengguna mereka telah dicuri.
"Saran saja untuk e-commerce, untuk mencegah dampak negatif kalau kena retas database-nya, wajibkan TFA," jelas Alfons Tanujaya, pengamat kemanan siber dari Vaksin.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Identitas Peretas yang Klaim Bobol Bukalapak |
"TFA itu kan pakai one time password (OTP), sehingga mustahil bagi peretas sekalipun sudah mendapatkan akun untuk masuk karena akan ditanya OTP-nya," tuturnya lagi.
Selain Bukalapak, lima situs lain yang berhasil dibobol antara lain Youthmanual 1,12 juta akun, GameSalad dengan 1,5 juta akun , Lifebar dengan 3,86 juta akun, EstanteVirtual dengan 5,45 juta akun, dan Coubic dengan 1,5 juta akun. Youthmanual sendiri adalah platform asal Indonesia lain mengenai kuliah dan karir. (eks/eks)