Peneliti Duga Hiu Pascabanjir Sentani Peliharaan Warga

CNN Indonesia | Kamis, 21/03/2019 08:22 WIB
Peneliti Duga Hiu Pascabanjir Sentani Peliharaan Warga Ilustrasi (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta, CNN Indonesia -- Staff peneliti Oseanografi LIPI, Selvia Oktaviyani, menyebut hiu yang ditemukan pascabanjir Sentani adalah peliharaan masyarakat. Sebab, hiu yang ditemukan warga itu menurutnya bukan jenis hiu yang lazim ada di air tawar.

"Kami (tim peneliti LIPI) menduga bahwa hiu yang ditemukan merupakan hiu yang dipelihara masyarakat. Karena memang jenis ini merupakan salah satu jenis hiu yang biasa dimanfaatkan sebagai ikan hias di akuarium," jelas Selvia ketika dihubungi CNNIndonesia.com melalui pesan teks, Rabu (20/3).

Sebelumnya, warga Sentani terkejut dengan temuan ikan hiu di daratan pascabanjir bandang. Pasalnya, selama ini ikan hiu diketahui orang-orang sebagai ikan karnivora yang hidup dan berburu di lautan. Padahal Sentani ada di dataran tinggi, sehingga menimbulkan pertanyaan warga.



Lebih lanjut, ia menyebut hiu yang ditemukan di Sentani, Jayapura, Papua adalah jenis Karang Hitam atau Blacktip Reef Shark. Hal ini diungkap Selvia setelah mengamati video dan foto yang tersebar di media sosial itu.

Selvia lantas menunjukkan ciri ikan Hiu Karang Hitam yang ditandai dengan warna kehitaman ditiap-tiap ujung sirip hiu tersebut.

"Sesuai namanya, jenis tersebut adalah hiu yang biasa ditemukan di ekosistem terumbu karang pada kedalaman 20-75 meter, atau ditemukan di daerah mangrove, bukan di sungai atau danau yang letaknya jauh dari laut," lanjutnya.

Tapi ia tak menampik kalau ada jenis hiu air tawar yang dinamakan Glyphis. Glyphis biasanya hidup di sungai dan terdiri dari tiga spesies. Ia juga menyebut kalai hiu dalam video itu tidak berkaotan dengan hiu khas danau Sentani yang disebut Pari Gergaji.

Hiu Karang Hitam, merupakan pemburu cepat yang mengincar ikan-ikan kecil, seperti sarden, herring, kerapu, pari, dan bahkan ikan hiu yang lebih kecil, seperti dikutip dari Shark Rider.

Hiu Karang Hitam bisa dikenali dari ujung-ujung sirip ikan ini yang sedikit kehitaman. Hiu jantan mencapai kedewasaannya pada umur 4 tahun, sementara betinanya pada umur 7 tahun, Ikan ini dapat hidup hingga 13 tahun, dan terkadang lebih lama.

Hiu ini ada pada posisi 'hampir terancam' dalam Daftar Merah Spesies yang Terancam Punah oleh IUCN. (lea/eks)