Ketiga penyedia itu adalah produsen lokal Mobil Anak Bangsa (MAB) dan dua pihak asing, yakni BYD asal China dan RAC-Danfoos dari Finlandia. Komitmen dari penyedia yang bersedia diseleksi ini diikat dalam penandatanganan nota kesepemahaman (Memorandum of Understanding/MoU).
Menurut Direktur Utama Transjakarta Agung Wicaksono mengoperasikan bus listrik dalam armada Transjakarta tidak mudah, butuh berbagai macam penyesuaian. Maka itu ketiga pihak yang sudah berkomitmen dikatakan bakal melakukan uji coba pada tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agung menargetkan salah satu jalur uji coba Transjakarta listrik dilakukan di rute Bundaran Senayan ke Monas. Pilihan itu menyesuaikan pesan Anies yang sempat bilang ingin pengujian jadi perhatian publik.
"Jadi itu karena pak Gubernur punya pesan agar dilakukan pada kawasan yang membangun perhatian publik, kesadaran publik. Di titik itu akan sangat terlihat bagaimana bus listrik ini akan betul-betul berjalan dan persis di tengah kota. Di bawahnya ada MRT, angkutan massal bersih, di atasnya juga kita inginkan ada angkutan yang bersih bus listrik," ucap Agung.
"Kami tidak menargetkan berapa yang penting yang siap. Saya enggak mau harus sekian tetapi tidak siap. Harapan pak Gubernur paling tidak 10 yang bisa uji coba," tutup Agung.
[Gambas:Video CNN] (fea/mik)