Bedanya, kartu kredit ini tidak menyertakan nomor CCV, tanggal kadaluarsa dan tanda tangan pengguna. Alih-alih data-data itu bisa ditemukan di aplikasi dompet digital Apple Pay pengguna. Apple Card baru akan hadir untuk pengguna di Amerika Serikat pada musim panas tahun ini.
Apple menawarkan transparansi yang lebih baik dengan kartu kredit ini. Sebab, semua transaksi bisa langsung diawasi dari aplikasi tersebut. Selain itu, Apple juga menjanjikan tidak ada biaya-biaya tambahan seperti biasa diterapkan pada kartu kredit. Biaya bunga hanya diberikan jika penggunaan kartu kredit kurang dari batas tertentu. Hal ini pun bisa dilihat pada aplikasi Apple Pay.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, kartu yang terhubung dengan aplikasi ponsel ini akan dapat langsung digunakan ketika pengguna mendaftarkan akun untuk Apple Card yang dapat ditemukan di aplikasi Apple Pay.
Apple Card meluncur berlatar kesuksesan penggunaan Apple Pay sebagai layanan aplikasi pembayaran yang digunakan oleh banyak pedagang di dunia (REUTERS/Mike Blake) |
Pengguna Apple Cash akan mendapatkan 2 persen Daily Cash, setiap melakukan transaksi, dan 3 persen, bila bertransaksi di gerai Apple, seperti Apple Stores, atau Apple Services.
Apple Card tidak memiliki biaya administrasi kartu, akhir masa aktif, serta denda terlambat bayar. Apple menghadirkan berbagai pilihan pembayaran, dan menghitung bunga berdasarkan pilihan yang ditentukan pengguna.
Untuk keamanan privasi, seluruh nomor kartu disimpan melalui perangkat Iphone. Selain itu setiap transaksi, pengguna akan diminta otorisasi melalui Face ID, Touch ID, serta kode keamanan sekali pakai. Apple juga tidak akan mengetahui apa yang pengguna beli menggunakan kartu kredit ini.
Untuk mewujudkan produk ini, Apple bekerja sama dengan Goldman Sachs, dan Mastercard. Melalui kerjasama dengan Mastercard, memberikan Apple Card kemampuan untuk melakukan transaksi di seluruh merchant yang ada di dunia. Sementara Goldman Sachs yang mengelola data kartu kredit ini meyakinkan bahwa mereka tidak menjual data pengguna untuk kebutuhan iklan.
"Apple Card dibangun oleh kesuksesan besar Apple Pay, serta membawakan kemungkinan yang hanya bisa dibawakan oleh perangkat iPhone,"
Dilansir dari Techcrunch CEO Apple, Tim Cook, mengklaim bahwa Apple Pay akan mencapai 10 miliar transaksi tahun ini, dan pada akhir tahun, Apple Pay akan tersedia untuk 40 negara. Di Amerika Serikat, 70 persen bisnis retail menerima Apple Pay, dan akan terus bertumbuh. Sementara di Australia, hampir 99 persan menerima keberadaan Apple Pay. (lea/eks)
Apple Card meluncur berlatar kesuksesan penggunaan Apple Pay sebagai layanan aplikasi pembayaran yang digunakan oleh banyak pedagang di dunia (REUTERS/Mike Blake)