Kerja sama Indonesia dan Australia dijelaskan Menperin Airlangga saat ini sudah masuk tahap ratifikasi antar parlemen kedua negara. Sedangkan penandatanganan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif atau yang disebut Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) sudah dilakukan pada Senin (4/3).
"Sehingga tentu kami harapkan dalam satu-dua tahun ke depan bisa dimanfaatkan peluangnya," kata Airlangga di Karawang, Jawa Barat, Selasa (26/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi tentunya ini diharapkan segera sesudahnya produsen otomotif nasional segera menjajaki program ke sana. Karena salah satu yang diberi insentif adalah elektric vehicle," kata Airlangga.
Airlangga menambahkan untuk harmonisasi tarif pajak penjualan barang mewah (PPnBM) sudah usai dibahas DPR. Kini, PPnBM masih menunggu hasil kajian dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk disimulasikan. Airlangga menyebut PPnBM dapat rampung semester I 2019.
Lihat juga:Harmonisasi PPnBM Bikin LCGC Makin Lemas |
Aturan baru tersebut merupakan turunan dari Peraturan Presiden tentang Mobil Listrik yang saat ini tengah diharmonisasi pemerintah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penurunan pajak dilakukan untuk mendorong industrialisasi di sektor kendaraan bermotor.
Sri Mulyani mengungkapkan jika mengacu pada aturan yang berlaku saat ini perhitungan tarif PPnBM didasarkan pada kapasitas mesin kendaraan bermotor. Namun dalam revisi, rencananya perhitungan PPnBM akan didasarkan pada konsumsi bahan bakar dan emisi karbondioksida (CO2).
"Dalam aturan yang berlaku saat ini semakin besar cc semakin tinggi tarif pajak, nah pada usulan perubahan semakin rendah emisi, semakin rendah tarif pajak," ujar Sri Mulyani saat menghadiri Rapat Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Gedung DPR, Senin (11/2). (ryh/mik)