Laman Change.org memuat petisi menolak fatwa haram dan pemblokiran PUBG yang dibuat oleh Jeremia Lourdes untuk ditujukan kepada Presiden Joko Widodo, Kominfo, dan MUI.
Dalam petisinya, Jeremia menuliskan jika teror penembakan yang terjadi di Selandia Baru bukan kesalahan gim PUBG. Melainkan dilakukan oleh pelaku karena menyamakan gim dengan kehidupan nyata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa cuma PUBG, Ada game Yang lebih Dari tembak tembakan di dalam play store Yang mengandung unsur 18+," tulis pengguna bernama Dhedek Adhi.
Lihat juga:Selain PUBG, MUI 'Incar' Gim Konten Porno |
"Saya menandatangani ini karena PUBG lebih banyak membawa kebaikan bagi masyarakat Indonesia baik untuk yang jadi youtuber maupun pro player," tulis Luqyandini Rifqih Salsabila.
Sebelumnya MUI mengadakan focus group discussion (FGD) dengan para ahli untuk membahas soal gim dan jenis konten negatif lainnya. MUI tengah mempertimbangkan apakah perlu diterbitkan fatwa terkait hal tersebut. (lea/evn)