India Ingin Rebut Gelar Basis Produksi Yamaha dari Indonesia

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Sabtu, 30/03/2019 05:16 WIB
India Ingin Rebut Gelar Basis Produksi Yamaha dari Indonesia Pekerja merakit sepeda motor di pabrik Yamaha Indonesia. (Foto: (Dok. Sekretariat Kabinet))
Jakarta, CNN Indonesia -- Yamaha Motor India mengungkap rencana masa depannya ingin menjadi lokasi basis produksi terbesar Yamaha di dunia pada 2024. Upaya ini ingin menggeser Indonesia dan Vietnam yang selama ini berperan sebagai sebagai tempat terbanyak melahirkan motor-motor Yamaha.

Yamaha diketahui menjadi salah satu merek populer di India, namun fokus perusahaan lebih mengarah pada sepeda motor kelas premium dan skutik ketimbang model entry level.

Chairman Yamaha Motor India Motofumi Shitara menilai pasar Indonesia dan Vietnam saat ini berada di depan India. Namun kedua negara itu disebut sudah mencapai titik jenuh hingga dianggap tidak mengharap banyak pertumbuhan pada masa depan.


Pasar India dikatakan tumbuh pada tingkat yang baik seiring meningkatnya populasi. Yamaha Motor India ingin memproduksi 2,5 juta unit dalam lima tahun ke depan, naik dari catatan produksi saat ini 1,7 juta unit buat domestik dan ekspor.

Yamaha bukan merek begitu populer di India, media lokal Gaadiwaadi.com menjelaskan pangsa pasarnya di bawah 10 persen. Menjelang tahun fiskal 2017-2018 berakhir, pertumbuhan Yamaha Motor India hanya 6,95 persen.

Shitara juga mengkonfirmasi perusahaan akan meluncurkan lebih banyak motor premium. Selain itu juga ada kemungkinan perusahaan mengikuti era kendaraan listrik.

Di Indonesia, mengutip data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), catatan wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer Yamaha berjumlah 1.455.088 unit dengan pertumbuhan 7,9 persen dari 2017.

Yamaha merupakan merek terbesar kedua di Indonesia setelah Honda. Pada periode yang sama distribusi Honda jauh berada di atas Yamaha, yakni 4.759.202 unit. (ryh/fea)