Sebagai sport utility vehicle (SUV) premium, Macan terbaru kini telah disempurnakan menggunakan sistem pencahayaan LED sebagai standar. Bagian depan mobil ini juga dibuat lebih lebar dari sebelumnya.
Macan baru juga mengalami penyempurnaan pada bagian sasis. Klaim perwakilan merek asal Jerman di Indonesia ini sasis telah disempurnakan untuk meningkatkan kenyamanan dan kestabilan saat mobil melaju.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Taycan, Nama Mobil Listrik Porsche |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk varian new Macan memiliki mesin empat silinder 2.000 cc turbo bertenaga 240 tenaga kuda dan torsi 370 Nm. Sedangkan new Macan S dilengkapi jantung penggerak V6 3.0 liter twin-turbo bertenaga 350 tenaga kuda dan torsi 480 Nm. Masing-masing varian dilengkapi transmisi otomatis dual-clutch tujuh percepatan.
Managing Director Porsche Indonesia Christop Choi mengatakan bahwa Macan terbaru hadir dengan banyak hal mengejutkan melalui teknologi, hingga desainnya untuk ditawarkan kepada calon konsumen Tanah Air.
"Kami percaya bahwa Macan sangat sesuai dengan pasar Indonesia, dengan medan yang menantang," kata Christop Choi melalui keterangan resminya.
Menurut Porsche Indonesia, SUV Macan selalu mendapat respons positif dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Dalam waktu empat tahun saja, sejak 2014 secara global Macan sudah terdistribusi hingga 350 ribu unit.
Nama 'Macan' sempat menjadi sorotan pemerhati otomotif ketika Porsche mengumumkan nama akhir untuk mobilnya pada 2012. Menurut Porsche, nama Macan memang diambil dari nama hewan di Asia. Pabrikan Porsche menjelaskan penyebutan yang benar adalah Ma-CAN (makan) bukan Ma-Shan (macan).
Di Indonesia, nama Macan tidak asing lagi, adalah hewan buas yang hidup di hutan dan termasuk hewan dilindungi.
Alasan pabrikan memilih nama tersebut karena melambangkan sebuah kekuatan. Dalam hal ini Porsche ingin menciptakan filosofi sebuah kendaraan keluarga yang tangguh.
[Gambas:Video CNN]
(ryh/mik)