Ajang Thinkubator digelar selama dua hari dan menjadi wadah berdiskusi dalam bentuk bimbingan dan ilmu baru dari sejumlah praktisi startup dari berbagai bidang.
Acara yang berasal dari inisiatif Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajarannya ini didukung lembaga terkait seperti Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, Badan Koordinasi Penanaman Modal, dan Kantor Staf Presiden Republik Indonesia. Sementara itu, Transmedia menjadi Main Media Partner.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apalagi Transmedia sendiri merupakan grup media yang juga dimotori oleh anak-anak muda yang fresh dan penuh semangat."
Kemudian, 150 startup yang terpilih akan disaring kembali untuk mencari yang terbaik untuk mendapat suntikan dana dari investor senilai total Rp3 miliar.
Atiek menyatakan saat ini perusahaan-perusahaan rintisan tumbuh subur, bukan hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia.
"Kemajuan teknologi sekarang berkembang sangat pesat, sehingga mendorong munculnya metoda-metoda baru dalam berbisnis, yang semakin efektif dan efisien," ujarnya.
"Mereka saling berlomba, mengadu kreativitas dan inovasi, tidak hanya dalam hal bisnis dan monetizing, namun juga dalam memberikan pengaruh sosial bagi masyarakat."
Atiek menyatakan ajang Thinkubator Startup Competition ini bisa membantu para milenial dari seluruh penjuru Indonesia untuk mewujudkan mimpi membangun perusahaan start-up.
"Kami harap perusahaan-perusahaan start-up ini terus maju dan berkembang menjadi besar, hingga menjadi unicorn, atau bahkan decacorn."
"Ke depannya, semoga event Thinkubator Startup Competition ini terus diadakan secara rutin, sehingga dapat semakin berperan dalam membangun negeri kita tercinta."
(vws)