Influencer kubu 01 Hariadhi mengatakan warganet tertarik dengan konten yang berkaitan dengan personalisasi pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin untuk dimainkan di media sosial.
"Ini masalah subjektivitas bahwa Jokowi ini orang sederhana. Rata-rata orang itu tidak kenal bahwa Jokowi itu orang dengan kerja baik, mereka tahunya Jokowi itu orang sederhana, dia melakukan apa yang ia katakan, dan tidak suka berlebih-lebihan," kata Hariadhi saat acara Ngopini bertajuk 'Gerilya Digital Cebong Kampret' di Jakarta Pusat, Jumat (29/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahwa dia disenangi karena punya istri yang baik, dan anak-anaknya tidak masuk politik," imbuhnya.
"Ternyata informasi pembangunan infrastruktur itu tidak menarik. Justru itu paling sedikit tentang pembangunan jalan nasional 3.387 km. Kalau saya tanya ke berbagai daerah yang saya kunjungi, mereka merasa petahana wajib untuk membangun infrastruktur," ucapnya.
"Kampanye negatif itu boleh, kampanye hitam itu yang tidak boleh. Itu sah dan tidak fitnah," ucapnya.
Mustofa mengakui sulit memainkan isu pencapain Prbowo dalam pemerintah lantaran belum memiliki kesempatan untuk berkecimpung langsung di pemerintahan. Di sisi lain, pihak Jokowi memang bisa memainkan isu profil Jokowi sebagai kepala pemerintahan karena memiliki pengalaman.
"Karena kan mereka (Jokowi) sudah bekerja, kalau Prabowo kan belum bekerja," ujar Mustofa yang merupakan mantan juru bicara gerakan #2019Ganti Presiden ini.
[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)