Dalam cuitannya, analisis drone emprit mencatat dua jam jelang debat dimulai Prabowo memiliki sentimen positif sebesar 73 persen di semua media. Sedangkan Jokowi tertinggal di angka 53 persen.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebaliknya, percakapan terkait Prabowo cenderung positif dengan presentase mencapai 82 persen dibandingkan Jokowi sebesar 49 persen.
Dari lima top influencer memperlihatkan influencer 02 mengantongi interaksi yang tinggi dari pengikutnya. Lima akun influencer dengan interaksi tertinggi dari akun @fadlizon, @PollingLagi, @aspiyuuu, @Gerindra, dan @marierteman.
Sebaliknya, dari lima influencer kandidat nomor 01 justru memberi sentimen negatif terhadap percakapan mengenai Jokowi. Kelima akun Twitter tersebut secara beruntun yakni @jokowi, @RachlaNashidik, @Jokowi_Amin, @addiems, dan @PollingLagi.
"Peta SNA (social network analysis) hari H debat, hingga dua jam sebelum acara debat dimulai masih belum tampak tambahan pasukan baru seperti pada debat-debat sebelumnya," tulis Ismail dalam cuitannya.
Menyoal penggunaan tagar dari pendukung Prabowo, isu PKI vs Pancasila mendominasi percakapan dengan 7.874 cuitan. Diikuti tagar #DoaUntukPrabowoSandi dengan 4.618 cuitan dan #18HariLagiCoblosCapres02 dengan 4.414 cuitan.
Sedangkan dari sisi pendukung Jokowi, tagar #DebatAsyikJokowi tercatat mencominasi media sosial dengan 11.627 cuitan. Diikuti tagar #2019JokowiKyaiMaruf dengan 4.906 cuitan dan #2019Tetap Jokowi dengan 4.779 cuitan. (evn)