CEO Google Sundar Pichai melalui akun Instagram pribadinya turut mengenang kemunculan awal Gmail 15 tahun silam. Dalam unggahannya, Pichai mengatakan kemunculan Gmail bukan lelucon April Mop.
"Gmail kini berusia 15 tahun, bukan lelucon. Terima kasih kepada 1,5 juta pengguna di seluruh dunia atas dukungannya," tulis Pichai dalam unggahannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di hari jadi ke-15, Google kilas balik saat pertama kali merilis layanan surel (email).
"Kami membuat Gmail untuk mengatasi masalah ini [spam] dan kini berkembang menjadi produk yang diandalkan oleh 1,5 miliar pengguna untuk menyelesaikan segala hal setiap harinya," tulis Holman dalam blog Google.
Ketika pertama dirilis, Gmail memboyong fitur 'penelusuran' dan pengelompokan pesan. Denganc ara ini, pengguna bisa lebih mudah menemukan dan membalas setiap pesan masuk.
Google mengungkapkan pada pertengahan 2000-an surel spam menjadi masalah serius yang kerap dikeluhkan pengguna. Gmail kemudian memblokir pesan spam sebelum 'menginvasi' kotak masuk.
"Selama bertahun-tahun kami telah meningkatkan kemampuan penyaringan pesan spam dengan kecerdasan buatan dan hari ini, AI telah membantu kami memblokir hampir 10 juta surel spam per menitnya," tulis Holman.
Bukan hanya itu, di awal kemunculannya Gmail juga menawarkan penyimpanan data 1 GB secara gratis. Bandingkan saat ini pengguna mendapatkan penyimpanan gratis sebesar 30 GB.
[Gambas:Video CNN]
(evn)