Dalam kolaborasi itu mencakup bidang akademis, pengembangan karir hingga penelitian terkait dengan industri dan ekonomi digital.
Nila Marita, Chief of Corporate Affairs Gojek, mengatakan pihaknya melihat bahwa SDM merupakan kunci utama untuk menghadapi revolusi industri 4.0.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Gojek Investasi Dua Perusahaan India |
Gojek dalam hal ini memfokuskan pada pengembangan bakat yang meliputi program pembelajaran bersama, program magang khusus dan program perekrutan talenta prioritas UI hingga kolaborasi riset.
Memberikan Dampak Sosial
Pada kesempatan serupa, Rektor UI Prof Muhammad Anis mengatakan Gojek tidak hanya sekadar perusahaan teknologi karya anak bangsa, tetapi juga memiliki visi yang sejalan dengan UI untuk mencetak talenta berkelas dunia.
Dia menuturkan Gojek mampu menggunakan teknologi sehingga dapat memberikan dampak sosial dan berguna bagi kesejahteraan masyarakat.
"Berkembangnya Gojek menjadi perusahaan kelas dunia juga menjadi bukti bahwa karya anak bangsa bisa bersaing, bahkan unggul, di kancah internasional," kata Anis.
Dia juga menuturkan kehadiran Gojek sebagai mitra resmi UI membuka peluang bagi mahasiswa kampus itu untuk mendapatkan pengetahuan dan bertukar pengalaman dengan para individu di Gojek.
Anis mengatakan keberadaan program magang dan program rekrutmen bagi mahasiswa di Gojek akan memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuannya dari ruang kelas ke dalam dunia kerja.
"Dengan SDM kelas dunia cetakan Universitas Indonesia dan Gojek, Indonesia siap bersaing dengan talenta mancanegara," katanya. (asa)