Aplikasi Grab akan memberikan panduan visual (foto) kepada penumpang dan teks untuk bisa menuju ke tempat penjemputan terdekat.
"Venues ini sebenernya sebagai navigasi kita menuju titik hijau tersebut. Misal saya orang asing baru datang ke Bandara Soetta dan tidak tahu di dalam nya seperti apa," kata Heads of Map Ops for Grab Indonesia Ariek Wibisono di Restauran Seroeni, Jakarta, Selasa (2/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Target akhir April di Jabodetabek bisa 100 persen. Step by step sekitar 10 persen untuk awal bulan ini dan akhir bulan bisa 100 persen," kata Ariek.
"Akan ada satu tim untuk mendengarkan respons pelanggan. Pengguna bisa melaporkan kalau petunjuk di fitur venue berubah, akan ada tim Map Ops yang membetulkan," jelas Map Ops Senior Associate for Indonesia at Grab, Channy Putradika.
Channy mengatakan Map Ops menargetkan bisa menjangkau titik penjemputan di luar Jabodetabek pada pertengahan tahun. Fitur ini ditargetkan bisa mengumpulkan data terkait foto dan bangunan khas setempat dari 140 orang. (din/evn)